6 Tahap Cara Berkendara yang Benar dan Sesuai Standar

Bagi Pengendara sepeda motor sudah semestinya harus mengetahui bagaimana cara mengendarai kendaraan tersebut dengan baik dan benar. Hal penting ini merupakan salah satu dari berbagai aspek keselamatan sewaktu mengendarai sepeda motor di jalan raya. Selain dapat mencegah terjadinya kecelakaan yang angkanya semakin tinggi sekarang ini, juga demi akan memberikan kenyamanan dengan sesama para pengendara lainnya.

Berikut ada beberapa poin tentang bagaimana cara berkendara yang benar dan perlu Anda perhatikan sebagai pengendara motor yang ingin melakukan perjalanan.

Sebelum berkendara

  1. Memastikan tubuh dan mental dalam kondisi sehat dan fit saat akan berkendara. Hal ini tersebut berguna agar dapat menjaga keseimbangan sewaktu mengendarai sepeda motor, inilah salah satu hal terpenting yang perlu diperhatikan.
  2. Jangan lupa untuk memakai helm beserta pakaian yang nyaman. Helm berguna melindungi kepala. Selain itu pakailah jaket lengan panjang dan celana panjang yang nyaman untuk tubuh. Usahakan jangan memakai sandal bahkan bertelanjang kaki sewaktu berkendara agar menghindari terjadinya cedera.
  3. Cek semua komponen motor sperti ban, rem, kaca spion, serta lampu berguna untuk keselamatan diri. Pastikan dalam keadaan baik

Saat berkendara

  1. Saat situasi macet yang menjadikan pengendara motor harus menurunkan kaki, biasakan memakai kaki kiri. Jika menurunkan kaki kanan, kemungkinan beresiko kaki akan tersambar pengendara. Pasalnya posisi mendahului dalam peraturan lalu lintas di Indonesia ada di sebelah kanan. Usahakan juga untuk mengatur posisi kedua kaki yang sejajar dengan baik.
  2. Sementara pada posisi kedua tangan yang baik sewaktu memegang stang menyudut maupun menyiku, jangan posisi lurus. Usahakan dalam keadaan rileks, tidak tegang maupun kaku.
  3. Menggunkan empat jari sewaktu mengerem. Usahakan jangan memakai dua jari sebab selain tak maksimal, putaran mesin tersebut masih belum berhenti secara penuh. Sesuaikan jarak pengereman jarak pengereman yang baik, contohnya setiap kecepatan 60 km/jam, idealnya melakukan pengereman 60 meter dari objek didepan pengendara.
  4. Ketika Anda ingin berpindah jalur, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah dengan memberi tanda ke arah yang akan dituju dengan menghidupkan lampu sein 3 detik sebelumnya. Sebelum itu juga sebaiknya pengendara juga harus memperhatikan kaca spion, terutama sebelum berpindah jalur. Sewaktu berbelok kekiri maupun kekanan di persimpangan, hidupkan lampu sein 30 meter sebelum mendekati persimpangan. Perhatikan jalan yang ada didepan Anda, karena banyak lubang dipermukaan jalan dan perbedaan ketinggian di bahu jalan.
  5. Apabila terjatuh dari sepeda motor, sebaiknya motor tersebut dilepas dan jangan dipegang. Hal tersebut berguna agar menghindari cedera yang lebih fatal karena tertindih maupun terbentur dari komponen motor.
  6. Menggunakan asuransi kendaraan motor sebagai bentuk antisipasi apabila terjadi kecelakaan. Setiap orang tentu tidak mengetahui segala resiko yang akan terjadi di masa mendatang. Oleh sebab itu tak ada salahnya untuk mengambil langkah ini sejak awal. Asuransi kendaraan terbaik mempunyai proses klaim yang baik dan paham akan kebutuhan para pengguna.

Berkendaralah dengan menggunakan kelengkapan SIM dan STNK yang sah agar perjalanan semakin lebih nyaman dan aman. Semoga informasi mengenai 6 tahap cara mengendarai sepeda motor yang baik dan benar ini bisa lebih bermanfaat. Cek juga untuk harga CBR 150 terbaru saat ini, jangan sampai ketinggalan promonya juga!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *