Category Archives: Safety activity

Dimas Satria, MPM Juara di Safety Riding Competition 2014

PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menggelar Astra Honda Safety Riding Instructors Competition 2014. Event tahunan yang memasuki tahun ke-7 ini, diadakan pada 8 sampai 10 Juni 2014 di Lapangan Secapa AD, Bandung, Jawa Barat.

Kompetisi diikuti para instruktur safety riding dari seluruh jaringan Honda se-Indonesia dan advisor safety riding yang berasal dari klub Honda yang ada di seluruh Indonesia.

Yang membanggakan dalam kompetisi safety riding tahun ini, perwakilan dari Main Dealer Motor Honda Jawa Timur dan NTT PT Mitra Pinasthika Mulia Dimas Satria dari HMC Surabaya keluar sebagai juara pertama kategori advisor safety riding.

Dimas yang berhasil menyisihkan sekitar 50 peserta, mengaku terkejut dan tidak menyangka jika ia terpilih sebagai pemenang. Sebab dalam kompetisi ini, menurutnya persaingan dari sekian banyak peserta cukup ketat.

“Rata-rata peserta lainnya banyak yang memahami berbagai kriteria kompetisi safety riding. Meliputi teori, braking, narrow plank, slalom pylon, dan slalom course. Untunglah keberuntungan berada pada saya,” ujar lelaki kelahiran Surabaya, 25 Oktober 1990.

Lebih lanjut, bagi Dimas, dalam mengikuti kompetisi seperti ini sebetulnya tidak lah terlalu sulit. Karena safety riding sendiri adalah yang terutama adalah poinnya pada keselamatan berkendara, yang implementasi dapat kita terapkan dalam keseharian. “So, pada rekan-rekan klub lainnya ayo tunjukan skill safety riding kita agar dapat mengikuti kompetisi safety riding tahun berikutnya,” pesannya.

Kompetisi ini menerapkan standar kompetisi safety riding kelas dunia. Semua peserta diwajibkan mengikuti ujian yang meliputi: coaching skill, yaitu kemampuan untuk menjelaskan materi safety riding menggunakan alat bantu yang tersedia, braking yaitu kemampuan menghentikan kendaraan dengan cara yang stabil dalam jarak pendek dan postur tubuh yang benar, narrow plank yaitu kemampuan menjaga keseimbangan dengan kecepatan yang ekstra pelan dan posturnya harus benar dan kaki tidak boleh turun, slalom pylon and course yaitu kemampuan mengendalikan stang kemudi menggunakan akselerasi yang benar dgn rute yg berbeda, dan khusus untuk kelas advisor ada kelas tambahan tes tulis esai seputar pengetahuan safety riding.

Adapun tujuannya adalah untuk mengukur kemampuan dan ketrampilan para peserta selain itu juga merupakan bentuk kepedulian dari PT. Astra Honda Motor untuk menggalakkan kampanye keselamatan berkendara di tanah air.

Kompetisi usai, ayo tularkan virus keselamatan berkendara. No sales without safety. Bagi komunitas Honda wilayah Jawa Timur ayo gabung dan galakkan safety riding di klub masing-masing serta lingkungan sekitar.

Safety Riding Course Community

Safety Riding Course Community adalah sebuah program pelatihan safety riding, yang diberikan oleh Main Dealer Motor Honda Jawa Timur dan NTT PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) kepada seluruh club motor yang tergabung dalam Honda Community Jawa Timur.

Termasuk kali ini pelatihan safety riding course diberikan kepada Komunitas CB150R (KCS) yang diwakili 25 anggotanya, dilaksanakan di Sirkuit Park Kenjeran surabaya beberapa waktu lalu. Pelatihan diberikan mulai dari materi in class yang berisi tentang ajaran bagaimana cara berkendara yang aman, etika berlalu lintas, yaitu aturan lalu lintas yang tidak tertulis seperti tata cara ketika akan berbelok di persimpangan, dan sebagainya.

Serta diberikan juga materi mengenai tata cara touring yang aman dan tidak mengganggu pengguna jalan lain. Materi ini sangat penting sekali dipahami bagi anggota komunitas saat melakukan touring atau perjalanan ke luar kota dalam bentuk rombongan dengan banyak anggota. karena dalam bentuk rombongan kita harus mengatur kecepatan agar rombongan dibelakang tidak tertinggal, sampai mengajarkan untuk selalu membuat road plan perjalanan mulai dari start, pemberhentian pertama, kedua, dan masih banyak lagi, yang diinformasikan kepada seluruh anggota. Tujuannya dapat mengantisipasi ketertinggalan anggota.

Di samping itu, praktek berkendara pun harus mereka coba walaupun mereka sudah sering melakukan touring ke berbagai kota di jatim bahkan sampai luar jatim. Menurut beberapa anggota, teknik berkendara yang dilakukannya selama ini ternyata salah, seperti pada saat mencoba praktek pengereman.

Dengan semangat membumbung, meskipun dalam kondisi hujan tak menyurutkan anggota KCS untuk terus mengasah teknik berkendaranya dalam hal melatih keseimbangan dengan melewati papan titian. Banyak peserta yang terus mencoba, karena memang susah ketika harus berjalan stabil dalam kecepatan rendah. “Emang lebih gampang tarik gas” celetuk Bro Hari selaku ketua KCS setelah mencoba. Menurut Darmani, selaku instruktur safety riding, latihan itu dimaksudkan untuk melatih keseimbangan kita dalam mengendarai motor ketika dalam kondisi jalan macet atau banjir.

Dengan di deklarasikannya Komunitas CB150R Surabaya (KCS) dan semakin banyaknya jumlah anggota KCS sejumlah 95 orang diharapkan KCS semakin aktif untuk menjadi pelopor safety riding dengan cara menjadi pengendara yang bertanggung jawab atas keselamatan pribadi, tidak terlibat dalam kecelakaan, menghormati sesama pengguna jalan, dan disiplin berlalu lintas serta turut mengkampanyekan program safety riding kepada seluruh anggotanya bahkan saudara atau masyarakat di sekitarnya.

Gandeng Arhanudse untuk Edukasi Safety Riding

 

Edukasi safety riding atau keselamatan berkendara penting bagi berbagai kalangan, seperti halnya bagi kalangan TNI. Main Dealer Sepedda Motor Honda Jawa Timur dan NTT PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) yang telah lama konsen dengan faktor-faktor keselamatan berkendara. Maka, Rabu (29/01/2014) PT MPM bekerjasama dengan Yon Arhanudse 8, Gedangan, Sidoarjo mengadakan Safety Riding Goes To Arhanudse 8.

Tujuan dari kegiatan ini tak lain adalah guna memberikan edukasi keselamatan kepada anggota Yon Arhanudse 8. Berbagai metode edukasi diberikan oleh pihak safety riding PT MPM, mulai dari penyampaian materi seputar potensi bahaya yang ada di jalan raya, faktor penyebab terjadinya kecelakaan yang meliputi, faktor manusia, faktor kendaraan, faktor lingkungan serta pengajaran teknik pengereman dengan mengajarkan cara penggunaan rem depan dan belakang karena kebanyakan masih banyak yang salah mengoperasikan penggunaan rem dan teknik keseimbangan untuk menjaga kestabilan ketika berada diatas motor dalam kondisi macet ataupun banjir.

safety arhanudse 2safety arhanudse 3Bahkan sampai metode edukasi yang lebih fun melalui permainan ular tangga safety riding yang berisi aturan aturan lalu lintas, seperti salah satu contoh di mana ketika dalam kotak tersebut terdapat perintah melanggar lalu lintas karena tidak membawa SIM atau STNK, bahkan tidak memakai helm, maka akan kembali ke kotak sebelumnya.

Menurut Annisa Novitasari, Safety Riding Supervisor dari PT MPM, berbagai metode edukasi diberikan dengan tujuan menambah wawasan, serta mengingatkan para pengguna kendaraan agar selalu waspada dan aware terhadap keselamatan diri dan pengguna jalan lain, yaitu dengan menerapkan safety riding ketika di jalan raya dengan lebih dapat mengontrol emosi, saling menghormati pengguna jalan.

Dalam kegiatan safety ridingh ini juga diberikan pembekalan teknik berkendara dengan pengajaran penggunaan berbagai type motor bebek (Revo FI), Matic (Vario CBS ISS), Sport (Verza dan CB 150R) agar peserta dapat belajar teknik berkendara sesuai dengan kendaraan yang digunakannya sehari-hari, juga merupakan tindakan preventif kecelakaan bermotor.

safety arhanudse 4Program safety riding ini diperlukan untuk mengantisipasi dan memberikan wawasan tentang bagaimana cara berkendara yang baik dan aman. Diharapkan dengan mengikuti program ini, anggota TNI dapat menerapkan cara berkendara yang aman sehari-harinya, karena mayoritas anggota memiliki sepeda motor sebagai sarana transportasi mereka, dan diharapkan juga dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Mayor Arh. Jatmiko Adi, Wakil Komandan Batalyon Arhanudse 8 mengatakan senang dan berterima kasih pada Honda yang memperhatikan faktor keselamatan berkendara bagi anggotanya, yakni melalui program edukasi safety riding seperti ini.

Uji Skill Safety Riding Ala Honda

Semangat PT Astra Honda Motor (AHM) naikin tingkat keterampilan para instrukturnya nggak pernah padam. Astra Honda Safety Riding Instructors’ Competition (AH-SRIC) digeber lagi untuk kali ke-7, semakin menguatkan komitmen dan partisipasi dalam kampanye keselamatan berkendara di Indonesia.

Tahun ini, giliran Lombok kebagian hajat, berlangsung pada 17-18 Juni lalu di area eks Bandara Selaparang, Mataram, Nusa Tenggara Barat. 46 instruktur safety riding Honda dan 44 advisor safety riding Komunitas Honda dari berbagai wilayah di Indonesia numplek di sini buat adu skill, brosist!

GM Marketing Planning and Analysis AHM Agustinus Indraputra bilang, kompetisi ini adalah bukti tanggung jawab perusahaan terhadap masalah keselamatan berkendara di Indonesia. Inilah satu-satunya kampanye keselamatan berkendara berskala nasional yang digelar produsen kendaraan roda dua.

contes safety 2”Kami berharap terjadi peningkatan kompetensi para instruktur safety riding Honda dan advisor safety riding komunitas Honda. Mereka diharapkan menjadi ujung tombak mengampanyekan keselamatan berkendara di masyarakat. Peserta akan menjadi agen perubahan yang memiliki spirit dan kecakapan tinggi dalam memberikan edukasi keselamatan berkendara di wilayah jaringan Honda,” ujarnya.

Indra menambahkan, konsistensi AHM dalam AH-SRIC selama 7 tahun berturut-turut merupakan bukti komitmen untuk selalu memperhatikan keselamatan berkendara. AHM punya prinsip, No Sales without Safety.

Di arena AH-SRIC ini, AHM punya standar kompetisi safety riding kelas dunia. Peserta mengikuti ujian yang meliputi coaching skill, braking, narrow plank, slalom pylon, dan slalom course. Khusus untuk advisor safety riding komunitas, mereka harus ngikutin tes esai seputar pengetahuan safety riding.

Coaching skill menguji kemampuan peserta nyampein materi edukasi keselamatan berkendara dengan baik pakai alat bantu Honda Riding Trainer (HRT). Khusus tahun ini, Honda meningkatkan kemampuan pada perangkat lunak (software) peserta pada alat peraga atau riding trainer yang digunakan, di mana disajikan lebih banyak pilihan sepeda motor dan simulasi pengereman.

Peserta juga diuji mengerem dadakan tapi tetap stabil dalam jarak pendek melalui braking skill. Sementara itu, kemampuan peserta menjaga keseimbangan dengan kecepatan rendah diuji dalam uji narrow plank. Lalu ada slalom pylon yang menguji keterampilan dan pengendalian setang kemudi menggunakan akselerasi yang benar, serta slalom course, mengasah keterampilan pengendaraan dan pengendalian setang kemudi dengan posisi berkendara yang benar.

AHM selalu nggak berhenti di tingkat nasional. Dari kompetisi ini, yang terbaik bakal dikirim ke Jepang buat adu skill lagi dengan tingkat internasional.

Wawasan Safety Riding di HRC Seri II


Pentingnya keselamatan berkendara dan poin-poin berkendara yang benar, harus selalu disampaikan kepada masyarakat. Salah satunya seperti yang dilakukan PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM).

Pada saat digelarnya even balap nasional Honda Racing Championship (HRC) Seri II 2013, 9 Juni lalu di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang, PT MPM menyediakan booth safety riding dan uji coba safety riding cara berkendara yang aman.

Puluhan pengunjung mencoba dan memanfaatkan bekal wawasan safety riding Honda. Mulai dari simulasi Honda Riding Trainer, cara berkendara hingga kompetisi safety riding.

Dengan kegiatan seperti ini, bertujuan agar masyarakat dapat mengetahui serta mengenal cara aman berkendara yang benar. Dan, terutama adalah dapat meningkatkan kesadaran di masyarakat akan pentingnya meminimalisir angka kecelakaan di jalan raya.

PT MPM Bekali Jurnalis Seputar Teknologi dan Safety Riding

PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) menggelar “Workshop Safety Riding & Test Ride for Journalist” dengan motor Honda CB150R, Honda Verza 150, dan New Scoopy – FI di Sirkuit Kenjeran Surabaya, Selasa (26/3).

“Acara ini sengaja kami adakan, mengingat teman-teman Journalist dan Pewarta Foto belum sempat melakukan test ride. Ini dikarenakan waktu Launching ketiga tipe motor yang berdekatan. Oleh karena itu agar lebih efisien, kami menggabungkan test ride ketiga tipe motor baru Honda tersebut.” jelas Mustika wati, Media Communication MPM.

Tidak hanya itu, sebelum test ride dimulai Purwanto,General Manager Technical Service Division PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) yang dibantu Moch Arsyad Mustaqim, Safety Riding & Promotion Dept Head memberikan Workshop secara singkat kepada para Journalist dan Pewarta Foto tentang apa dan bagaimana PGM FI.

Setelah materi Workshop dirasa cukup, dengan dibantu tim Safety Riding MPM, para Jurnalis dan Pewarta Fotopun menggeber ketiga tipe produk terbaru Honda sampai puas.