Cuaca Buruk Kandaskan Harapan Tim Honda Naik Podium MXGP

58baa739ad4268.34328275

Lepas terhambat oleh cuaca saat sesi kualifikasi di hari Sabtu (4/3), kedua crosser tim Honda Racing Corporation (HRC) Tim Gajser dan Evgeny Bobryshev menaruh asa pada balapan Race 1 yang dihelat Minggu (5/3) pagi. Apa nyana kondisi sirkuit yang rusak setelah diguyur hujan membuat duet maut Honda ini gagal raih podium di MXGP Pangkal Pinang.

Saat gate turun, Gajser langsung merangsek ke depan dan masuk ke posisi lima terdepan. Dan hanya beberapa tikungan lepas start, crosser Slovenia ini langsung berjibaku dengan Clement Desalle. Pertarungan ini berlangsung selama beberapa putaran selanjutnya. Sayang jelang akhir lap, Gajser melakukan banyak kesalahan yang membuat kesempatannya naik podium sirna dan hanya masuk finish di urutan tujuh.

58bc11974b2d91.53147280
Sama seperti Gajser, Bobryshev yang mengaku kurang jago di trek basah, melakukan start yang baik. Namun kondisi trek yang tidak bagus, membuatnya harus bermain aman dan konsisten guna menyelamatkan posisi kesembilannya di ajang yang berlangsung di Sirkuit GOR Sahabudin Pangkal Pinang tersebut.

“Sejujurnya akhir minggu ini sangat berantakan. Dengan adanya lumpur dan hujan, saya cukup gembira bisa meraih poin. Race pertama rasanya seperti bukan balapan. Saat saya sedang berada di posisi dua dan berusaha mengejar crosser terdepan, tiba-tiba saya melakukan banyak kesalahan. Saya tidak yakin bagaimana hal tersebut bisa terjadi, saya hanya merasa tidak melakukan yang terbaik. Namun kami punya kesempatan untuk mengejar dan segera bersiap untuk balapan selanjutnya di Argentina,” ujar Gajser.
58bc113bb573f4.82475831

Sementara rekan setim Gajser, mengatakan bahwa dirinya berterimakasih kepada FIM dan Youthstream selaku penyelenggara yang telah membatalkan Race 2. Karena menurutnya jika balapan terus dipaksakan bakal membahayakan.

“Minggu yang sulit untuk saya. Saya punya kendala dengan makanan, suhu panas dan semuanya. Sayangnya cuaca ekstrim membuat trek sangat lengket. Saya balapan seperti ini sepanjang karir saya. Dan jika Race kedua tetap dilanjutkan, maka bisa sangat berbahaya untuk para crosser,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *