GERRY SALIM KEMBALI JUARA DAN MAKIN KOKOH DI PUNCAK KLASEMEN

Pebalap Astra Honda Racing Team ini sudah memasuki paruh musim kompetisi di kelas AP250 dengan unggul 20 poin di klasemen pebalap. Awhin Sanjaya finis ke-6 dan Rheza Danica mengalami kecelakaan saat berebut podium pertama, hal ini membuatnya terlempar ke posisi 15. Di Asia Talent Cup, Lucky Hendriansya dan Muhammad Erfin Firmansyah memperlihatkan kemajuan dengan finis di 10 besar.

Gerry Salim menutup balapan di Suzuka pekan ini dengan kemenangan besar, juara pertama untuk kali kelima dari 6 race yang sudah dipentas di kelas Asia Production 250cc. Dewi Fortuna tak berpihak pada Rheza Danica, terjatuh di lap terakhir saat berebut podium juara dan harus puas finis ke-15. Awhin Sanjaya mendapat pengalaman yang berharga bisa balapan di salah satu sirkuit tersulit di Jepang dan berhasil finis ke-6. Di Asia Talent Cup, Muhammad Erfin Firmansyah berada di posisi ke-9 dan Lucky Hendriansya urutan ke-10, finis 10 besar merupakan peningkatan dibanding hasil kemarin.

Pekan di Suzuka ini benar-benar ditutup Gerry Salim dengan sempurna, sapu bersih 2 podium pertama. Sama seperti balapan kemarin, pebalap AHRT ini harus berjuang keras untuk meraih kemenangannya yang harus ditentukan hingga lap terakhir. Rheza berada di grup pebalap yang sama dengan Gerry, sama-sama bersaing meraih juara pertama, tapi terjatuh di tikungan ke-17 di lap terakhir, hal ini memaksa Rheza berhenti dari pertarungan, setelah berhasil menghidupkan motornya Rheza akhirnya bisa finis ke-15. Awhin meraih hasil positif dengan finis ke-6, di sebuah sirkuit yang baru dijajakinya, hal ini menjadi pengalaman yang berharga baginya di kejuaraan ini. Di paruh musim kompetisi ini, Gerry Salim memimpin klasemen pebalap dengan 125 poin, Rheza Danica di urutan ke-4 dengan 74 poin dan Awhin Sanjaya ke-6 dengan 59 poin.

Di Asia Talent Cup, Erfin dan Lucky menunjukkan kemajuan dibanding race pertama. Keduanya berada di grup ketiga yang bersaing memperebutkan posisi 10 besar, berhasil finis ke-9 dan 10 adalah prestasi yang layak diapresiasi. Bagi Muhammad Erfin Firmansyah, ini adalah prestasi terbaik yang diraihnya selama kompetisi ini. Klasemen pebalap sementara saat ini, Gerry Salim berada di urutan ke-8 dan Lucky Hendriansya urutan ke-9 dengan 29 poin. Muhammad Erfin Firmansyah ke-12 dengan 24 poin dan Irfan Ardiansyah ke-14 dengan total 22 poin.

Seri Asia Road Racing Championship akan kembali dihajat tanggal 12-13 Agustus di sirkuit Sentul, Indonesia, tempat dimana pebalap Astra Honda Racing Team akan menjadi tuan rumah. Seri Asia Talent Cup akan berlanjut ke Sepang, Malaysia pada tanggal 29-30 Juli.

“Mengulang Double winner di kelas AP250 dan itu terjadi di Suzuka, tentu sangat menggembirakan buat AHRT. Tapi, kompetisi masih separuh jalan. Baru melewati 3 dari 6 putaran, banyak hal yang harus ditingkatkan hingga akhir musim nanti. Harapannya, semua rider AHRT terus berusaha menjadi yang terbaik. Seri Sentul sudah menanti, saatnya bekerja keras lagi untuk memberi penampilan terbaik di hadapan masyarakat Indonesia. Untuk pebalap ATC, butuh proses dan penyesuaian. Melihat perkembangan positif yang didapat, menjadi bekal untuk tahap selanjutnya. Tetap semangat dan berjuang raih hasil lebih baik lagi.”
“Kunci kemenangan di race 2 ini terletak pada strategi pengaturan irama bermain. Saya harus tetap berada di top group dan terus konsisten. Karena suhu trek lebih panas dan angin cukup kuat sehingga harus menjaga kondisi ban. Bahkan saya hampir jatuh karena ban belakang sliding di tikungan 6. Di lap terakhir, barulah saya balapan dengan seluruh potensi saya dan motor saya. Alhamdulillah, berhasil mengulang sukses putaran pertama di Johor lalu dengan menjadi Double Winner. Terima kasih untuk semua pihak yang telah bekerja keras dan memberi dukungan demi berkibarnya Merah Putih di Suzuka Jepang ini.”
“Di lap pertama, saya langsung menekan agar masuk ke top group. Upaya ini berhasil. Bahkan, beberapa kali saya memimpin di grup depan. Tapi di lap terakhir saya mencoba lebih agresif namun mengalami highside saat masuk tikungan ke-17 sebelum garis finis. Mohon maaf pada seluruh team serta masyarakat Indonesia. Di race kali ini saya belum bisa persembahkan podium juara. Saya berusaha di race berikutnya akan raih juara.”
“Alhamdulillah saya bisa tampil lebih baik di race 2 ini. Tapi gap dengan pebalap group depan sudah terlalu jauh. Meski saya mencoba menambah kecepatan, tapi tak berhasil memperpendek jarak. Finis ke-6 adalah hasil terbaik yang bisa saya raih saat ini. Tapi saya banyak mendapat pengalaman berharga di sirkuit Suzuka ini.”
“Saya sudah berusaha semaksimal mungkin. Tapi memang diakui masih banyak hal yang harus saya perbaiki agar bisa kompetitif. Bagaimanapun, putaran Suzuka ini menjadi pengalaman penting buat saya.”
“Hasil finis ke-9 di race 2 tentu kurang memuaskan. Tapi saya tetap optimis untuk terus berkembang di masa depan. Ada banyak masukan baik teknik maupun skill yang saya terima. Saya yakin bisa kompetitif di seri selanjutnya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *